Hal-Hal
perlu dipertimbangkan sebelum menerapkan Strategi Pemasaran
Menerapkan Strategi pemasaran di awali
dengan menganalisa secara keseluruhan dari situasi perusahaan Pemasar harus
melakukan analisis SWOT (SWOT analysis), di mana ia menilai kekuatan (strengths
[S]), kelemahan (weaknesses [W]), peluang (opportunities [O]), dan ancaman
(threats [T]) perusahaan secara keseluruhan
·
Kekuatan
(Strengths) meliputi kemampuan internal, sumber daya, dan faktor situasional
positif yang dapat membantu perusahaan melayani pelanggannya dan mencapai
tujuannya
·
Kelemahan
(Weaknesses) meliputi keterbatasan internal dan faktor situasional negatif yang
dapat menghalangi performa perusahaan
·
Peluang (Opportunities)
adalah faktor atau tren yang menguntungkan pada lingkungan eksternal yang dapat
digunakan perusahaan untuk memperoleh keuntungan
·
Dan
ancaman (Threats) adalah faktor pada lingkungan eksternal yang tidak
menguntungkan yang menghadirkan tantangan bagi performa perusahaan.
Strategi
Pemasaran berorientasi menciptakan nilai tambah bagi pelanggan dan membangun
hubungan relationship dengan pelanggan
Menciptakan nilai tambah dengan memahami
kebutuhan pasar meliputi keinginan pelanggan, melakukan riset pelanggan dan
pasar, menata informasi pemasaran dan data pelanggan, membangun metode
pemasaran yang terintegrasi dan memberikan nilai tambah, membangun hubungan
yang saling menguntungkan dalam menciptakan kepuasan pelanggan
Faktor
utama yang menyebabkan terjadinya perubahan dalam Strategi Pemasaran
Dalam strategi pemasaran, ada bebarapa
faktor utama yang dapat menyebabkan terjadinya perubahan yaitu :
1.
Siklus Daur hidup produk,
Strategi harus disesuaikan dengan tahap-tahap daur hidup, yaitu tahap
perkenalan, tahap pertumbuhan, tahap kedewasaan dan tahap kemunduran.
2.
Tingkat persaingan perusahaan di pasar,
Strategi pemasaran harus bisa disesuaikan dengan posisi perusahaan dalam
tingkat persaingan, apakah dalam kategori memimpin, menantang, mengikuti atau
hanya mengambil sebagian kecil dari ceruk pasar.
3.
Keadaan ekonomi,
Strategi pemasaran harus disesuaikan dengan situasi ekonomi, perusahaan harus
memandang ke depan dan mengembangkan strategi jangka panjang untuk memenuhi
kondisi yang sedang berubah dalam industri mereka dan memastikan kelangsungan
perusahaan pada jangka panjang
Langkah-Langkah
Penerapan Strategi Pemasaran
Penerapan Strategi Pemasaran melalui
langkah-langkah sebagai berikut:
·
Segmentasi Pasar (Market Segmentation), adalah
tindakan membagi pasar menjadi kelompok pembeli berbeda dengan kebutuhan,
karakteristik, atau perilaku berbeda yang mungkin memerlukan produk atau bauran
pemasaran terpisah
·
Penetapan Target Pasar (Market
Targeting), yaitu
proses mengevaluasi daya tarik masing-masing segmen pasar dan memilih satu atau
lebih segmen yang akan dilayani, penetapan sasaran pasar terdiri dari merancang
strategi untuk membangun hubungan yang benar dengan pelanggan yang tepat, atau
sebuah perusahaan besar mungkin memutuskan untuk menawarkan ragam produk yang
lengkap dalam melayani seluruh segmen pasarnya, sebagian besar perusahaan
memasuki pasar baru dengan melayani segmen tunggal, dan jika hal ini terbukti
berhasil, mereka menambahkan segmen
·
Diferensiasi dan Posisi Pasar
(Differentiation & Positioning), perusahaan harus memutuskan bagaimana
mendifferensiasikan penawaran pasarnya untuk setiap segmen sasaran dan posisi
apa yang ingin ditempatinya dalam segmen tersebut, posisi produk adalah tempat
yang diduduki produk relatif terhadap pesaingnya dalam pikiran konsumen,
pemasar ingin mengembangkan posisi pasar unik bagi produk mereka. Jika sebuah
produk dianggap sama persis dengan produk lainnya di pasar, konsumen
tidak mempunyai alasan untuk membelinya.
Mengembangkan
Strategi Pemasaran dan Bauran Pemasaran Terintegrasi
Setelah strategi pemasaran ditetapkan maka
perusahaan diharapkan untuk menerapkan dan merencanakan rincian bauran
pemasaran (Marketing Mix) merupakan kumpulan alat pemasaran taktis
terkendali – produk, harga, tempat, dan promosi yang dipadukan perusahaan untuk
menghasilkan respons yang diinginkan di pasar sasaran.
Bauran pemasaran terdiri dari semua hal
yang dapat dilakukan perusahaan untuk mempengaruhi permintaan akan produknya
yang terdiri dari “empat P” yaitu:
·
Produk (product) ,
kombinasi barang dan jasa yang ditawarkan perusahaan kepada pasar sasaran
meliputi : ragam, kualitas, gesain. fitur, nama merek, dan kemasan.
·
Harga (price), adalah sejumlah uang yang harus dibayarkan pelanggan untuk
memperoleh produk meliputi: daftar harga, diskon potongan harga, periode
pembayaran, dan persyaratan kredit
·
Tempat (place), kegiatan
perusahaan yang membuat produk tersedia bagi pelanggan sasaran meliputi:
Lokasi, saluran distribusi, persediaan, transportasi dan logistik
·
Promosi (promotion) berarti
aktivitas yang menyampaikan manfaat produk dan membujuk pelanggan membelinya meliputi : Iklan dan promosi penjualan.
Program pemasaran yang efektif harus dapat
memadukan semua elemen bauran pemasaran ke dalam suatu program pemasaran
terintegrasi yang dirancang untuk mencapai tujuan pemasaran perusahaan dengan
menghantarkan nilai bagi konsumen.
Sebelum membangun dan menerapkan 4 P
diatas, pemasar sebaiknya memikirkan terlebih dahulu “empat C” seperti yang
diungkapkan oleh Ir. Fl. Titik Wijayanti, MM, dalam bukunya Marketing Plan!
Perlukah Managing Marketing Plan? yang terdiri dari:
·
Solusi Pelanggan (Customer Solution), Produk
dapat membantu dan mampu memecahkan masalah konsumen
·
Biaya Pelanggan (Customer Cost), Harga
yang dibayarkan konsumen untuk membeli produk tersebut sesuai dengan kebutuhan
dan keinginannya.
·
Kenyamanan (Convenience),
Produk tersebut mampu menyenangkan konsumen karena mudah diperoleh di mana-mana
·
Komunikasi (Communication),
Produsen melakukan komunikasi produk kepada konsumen secara benar dan tepat
sasaran
Sumber Referensi: “Prinsip-prinsip Pemasaran” oleh Philip Kotler & Gary
Armstrong. 2008., edisi 12. Penerbit Erlangga Jakarta